Tips Ngeblog Irit
Kini, punya situs pribadi dengan kapasitas melimpah, bukan sesuatu yang mewah. Betapa tidak, sewa hosting 25 GB setahun plus domain cuma Rp 696.000. Fasilitas bagus, pelayanannya cepat. Suer, belum ada yang menandingi Imediabiz.Com.
|
|
|
|
|
Inilah Pemenangnya: Bajingan Senayan |
|
Editor | mase
|
|
Selasa, 01 Juli 2008 |
Lagi, bajingan Senayan ditangkap karena kasus suap. Bulyan Royan, satu dari bajingan Senayan itu, ditangkap KPK karena menerima uang sogok US$ 60.000 dan 10.000 Euro. Total jenderalnya sekitar Rp 697 juta. Ini angka yang jauh lebih gila dibanding uang sogok untuk Al Amin Nasution. Ironisnya, Bulyan dan Al Amin (semula) sama-sama anggota gerombolan paling suci se-Indonesia.
Gerombolan mereka menjual simbol kesucian untuk meraup kekuasaan. Kalau melihat tampangnya, Bulyan Royan layaknya orang terjaga dari segala dosa. Jenggotnya lebat, kopiahnya melekat pantas. Tapi dia juga jenaka. Bayangkan, lulus sarjana saja tidak tapi tak malu mencantumkan pernah jadi mahasiswa pascasarjana. Dari mana? Bukan sulap bukan sihir, inilah nama kampusnya; Northen California Global University, Jakarta.
Itu salah satu kampus produsen ijazah dusta. Produknya memang benar ijazah tapi untuk mencetaknya perlu duit berjuta-juta. Prosesi wisuda juga ada tapi asal mewah di hotel berbintang. Kawan Bulyan banyak sekali, umumnya pejabat ndeso yang melek huruf saja sudah bersyukur. Untung, polisi sudah menciduk itu para operator kampus itu. Sekarang mereka entah sudah bubar atau masih bergentayangan.Oh ya, Bulyan rupanya juga tipe politisi bunglon. Satu saat dia ikut Golkar, lain waktu ke partai mahasuci.
Satu lagi, informasi samar seputar penangkapan Bulyan datang pertama kali secara samar dari media online kemarin sore, www.inilah.com, 30 Juni 2008 pukul 21.01 WIB. Setelah itu baru www.kompas.com mengikuti dengan informasi singkat yang lebih jelas sumbernya, 30 Juni 2008 pukul 21.32 WIB. Situs www.detik.com malah keok. Dia baru mengabarkan pukul 21.35 dengan sumber yang tak jelas (ketiga berita terlampir).
http://inilah.com/berita/2008/06/30/36000/br-anggota-komisi-v-diciduk-kpk-di-ps/
30/06/2008 21:01 BR, Anggota Komisi V Diciduk KPK di PS Subekti INILAH.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin sore pukul 17.30 WIB menciduk seorang anggota DPR. Menurut keterangan penyidik KPK yang menolak disebutkan identitasnya, anggota dewan dari Komisi V DPR itu berinisial BR.
BR tertangkap tangan tengah membawa uang senilai US$ 60.000 dan 10.000 euro. KPK mencokok BR di Plasa Senayan Jakarta dengan dugaan suap pengadaan kapal patroli Ditjen Perhubungan Laut (Hubla) Dephub.
Pemeriksaan di KPK terhadap BR akan dilakukan selama 1x24 jam.[L2]
http://kompas.co.id/read/xml/2008/06/30/21325244/lagi.anggota.dpr.tertangkap.tangan.terima.suap
Lagi, Anggota DPR Tertangkap Tangan Terima Suap
Senin, 30 Juni 2008 | 21:32 WIB
JAKARTA, SENIN - Setelah Al Amin Nur Nasution, malam ini ada seorang lagi anggota DPR RI yang tertangkap tangan telah menerima suap. Kali ini, seorang anggota Komisi V DPR RI, ditangkap di Plaza Senayan Jakarta pada pukul 17.30 tadi.
"Inisialnya BR anggota komisi V," ujar Wakil Ketua KPK Bidang Penindakan, Chandra Hamzah, ketika dihubungi wartawan, Senin (30/6). Namun, dia tidak mau menjawab ketika wartawan menanyakan tentang kepanjangan inisial BR itu. Dia hanya tertawa menanggapi pertanyaan tersebut, "Hehehehe...." BR tertangkap petugas KPK terkait kasus pengadaan kapal patroli di Dirjen Perhubungan Laut.
Dia tertangkap tangan telah menerima uang 60.000 dolar AS dan 10.000 Euro dari seseorang yang belum diketahui identitasnya. Saat wartawan menanyakan hal tersebut, Chandra kembali tak bersedia menjawab.(BOB)
http://www.detiknews.com/index.php/detik.read/tahun/2008/bulan/06/tgl/30/time/213517/idnews/965068/idkanal/10 30/06/2008 21:35 WIB KPK Dikabarkan Tangkap Lagi Seorang Anggota DPR Nala Edwin - detikcom
Jakarta - Sepak terjang Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) kian menguat. Ini setelah sebuah kabar berhembus kuat bahwa KPK kembali menangkap tangan seorang anggota DPR. Wakil rakyat ini tertangkap tangan di sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Senayan, Jakarta.
Info yang beredar menyebutkan, anggota DPR berinisial BR itu ditangkap pada Senin (30/6/2008) pada pukul 17.30 WIB. Belum diketahui atas kasus dugaan apa yang bersangkutan ditangkap dan kemudian digelandang ke kantor KPK.
Namun sejumlah barang bukti uang kini dikabarkan tekah berada di tangan penyidik KPK. BR juga tengah menjalani pemeriksaan.
KPK yang dihubungi detikcom belum memberikan konfirmasi. Humas KPK Johan Budi yang dihubungi belum mengangkat teleponnya. ( ndr ) |
|
|
|